Tolak UU Cipta Kerja, GARANG Bersuara Didepan Istana Kepresidenan RI

Khairu dan Dandi Aliansi Garang Aceh sedang Orasi Didepan Istana Kepresidenan
Gerakan Aksi Rakyat Aceh Tamiang menuai Aksi ke Istana Kepresidenan saat mengantarkan Petisi

Terkini.Id, Bogor – Gerakan  Aksi Rakyat Aceh Tamiang (Garang), Pada hari ini, Selasa, 20 Oktober 2020, menjadwalkan untuk mengantarkan Petisi langsung Ke Istana Kepresidenan, Ketika Sampai Dilokasi Jalan Masuk ke Istana Kepresidenan sudah dijaga.

Pagar betis berduripun sekeliling mahasiswa yang dijaga ketat oleh aparat penegak hukum, sehingga mereka tidak dapat masuk, mereka sudah menyampaikan bahwa mereka Perwakilan dari rakyat Aceh Tamiang yang tergabung dari GARANG ingin mengantarkan petisi tersebut kedalam.

Namun orasi itu hanya jadi angin, penegak hukum tidak berikan izin mahasiswa masuk ke dalam Istana Kepresidenan. Usai beberapa jam kemudian, kata Dandi, ada seseorang menemukannya mengatakan, besok diijinkan masuk,”papar Dandi.

Dandi,”belum tau pasti besok masuk ketemu siapa, yang pasti masuk ke pagarnya saja mungkin. Tapi Insa Allah A1 besok masuk,”katanya melalui Via Telepon.

Sehingga ratusan mahasiswa ikut bergabung dalam aksi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, bersama Cipayung Mahasiswa, Pemuda dan Buruh Se-bogor. ujar Dandi dalam Via WhatsApp. 

“Kami tidak di ijinkan masuk kedalam oleh penegak hukum, padahal kami dari Aliansi Garang Aceh ingin mengantarkan langsung Petisi hasil Demonstrasi kami di Aceh beberapa waktu lalu,”kata Dandi.

Perwakilan GARANG yang berada dilokasi yaitu Dandi Damara, Khairul Fadli, dan Fauzan Bustami menyebut pihaknya akan tetap berjuang dan berusaha untuk bisa mengantarkan Petisi tersebut karena ini merupakan amanah rakyat Aceh Tamiang harus sampai ke Istana Presiden RI, sebagai bukti bahwa Rakyat Aceh Tamiang menolak Omnibus Law.

“Garang akan tetap melanjutkan Perjuangannya untuk mengantarkan surat petisi ini ke Mahkamah Konstitusi, Kemendagri dan DPR RI. Setelah usai Aksi demonstrasi yang kini mereka ikut bergabung bersama Cipayung Mahasiswa, Pemuda dan Buruh Se – Bogor, Garang akan tetap komit dengan Tujuannya,”ujar Khairul perwakilan Garang Aceh Tamiang Via Telepon.

Dengan demikian tanggung jawab bentuk komitmen kami Garang untuk mengantarkan surat Petisi tersebut  yang sudah ditanda tangani oleh Ketua DPRK Aceh Tamiang dan wakilnya beserta seluruh Perwakilan Partai Anggota DPRK Aceh Tamiang ikut menolak Omnibus Law sudah kami laksanakan.

Fauzan  juga menyebutkan,  GARANG dalam hal ini tidak akan mengecewakan masyarakat Aceh Tamiang  yang sudah berjuang untuk memperjuangkan haknya dan menolak UU Cipta Kerja, akan tersampaikan oleh Kepresidenan RI, DPR RI , MK dan Kementerian Ketenagakerjaan RI.

“Semoga perjuangan kami di Jakarta ini membawa hasil yang baik untuk masyarakat Aceh Tamiang, dan buruh mohon doa restu agar perjuangan kami Garang berhasil. Tanpa ada halangan apapun, karena Perjuangan GARANG merupakan Perjuangan Rakyat Aceh Tamiang,” tutup Dandi bersama dua Aliansi Garang Aceh Tamiang Khairul dan Fauzan. (M.Irwan)

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Satlantas Polres Aceh Tamiang Berikan Bantuan ke Warga Terdampak Covid-19

Dukung Pencegahan Covid-19, BPBD Serahkan 1000 Masker Kain untuk KPT

Satu Warga Aceh Tamiang Serahkan senpi bekas Konflik Jenis FN ke Polisi

Petugas Satlantas Ajak Instansi Bersihkan Tumpukan Material Longsor di Bukit Seumadam

PARLEMENTERIA : Melalui Rapat Paripurna DPRK Aceh Tamiang Bentuk AKD

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar