Rekonstruksi, Pelaku Peragakan 13 Adegan Pembunuhan Azwar

Rekonstruksi kasus pembunuhan Azwar
Rekonstruksi Kasus pembunuhan Azwar di Mapolres Aceh Tamiang Rabu, 4 November 2020. Adegan ke 05 Pelaku mulai menusuk korban

Terkini.id, Aceh Tamiang – Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Aceh Tamiang menggelar rekonstruksi pembunuhan Azwar, (29) yang terjadi di pingir jalan Dusun Kenangkung, Kampung Muka Seikuruk, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang. Tersangka berinisial N (30) memperagakan 13 adegan rekonstruksi.

Kegiatan rekonstruksi tersebut dilakukan di samping Mapolres Aceh Tamiang, Rabu 4 November 2020. Sekitar pukul 11.30 WIB. Rekonstruksi tidak digelar di lokasi kejadian atau TKP untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Rekonstruksi dipimpin Kasatreskrim Polres Aceh Tamiang AKP Agus Riwayanto Diputra. Tersangka dan saksi tak lain seorang istri ikut menghadiri rekonstruksi dan memperagakan adegan detik-detik penusukan korban yang terjadi di pingir jalan Dusun Kenangkung kecamatan Seruwai Aceh Tamiang.

“Adegan yang kami rekonstruksi ada 13 adegan, di mana adegan ke-05 merupakan adegan pelaku inisial N menusuk korban,” ujar Kasatreskrim Rabu, 4 November 2020.

Adegan ini dilakukan mulai dari pelaku menuju kearah rumah mertua bersama istri dan anaknya, sebelum kejadian sampai akhirnya pelaku lakukan penusukan dan pelaku melarikan diri. Pelaku menusuk korban karena motif dendam.

“Rekonstruksi ini dilakukan sebagai kelengkapan berkas administrasi penyidikan serta menggali dari motif pembunuhan tersebut,” kata Agus Riwayanto.

Sebelumya diberitakan, korban Azwar ditemukan tewas dengan luka 22 tusukan di pingir jalan Dusun Kenangkung, Seruway Aceh Tamiang.

Pada Selasa 27 Oktober 2020. Dari hasil pemeriksaan polisi di lokasi kejadian, terdapat beberapa luka tusuk benda tajam di bagian dada, serta perut korban.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasatreskrim AKP Agus Riwayanto Diputra menjelaskan awalnya, antara korban dan pelaku dulu pelaku pernah bekerja bersama korban dan pernah dimarahi sehingga pelaku marah dan timbul rasa dendam,” kata Agus Riwayanto.

“Mereka berdua saling kenal, dan pelaku Inisial N pernah bekerja bersama korban Azwar mungkin karena ada permasalahan dipekerjaan maka timbul lah sakit hati dan menimbulkan dendam,” ungkap Agus.

Setelah membunuh korban, pelaku melarikan diri. Tanpa disadari pelaku pada malam hari sekira pukul 23.00 WIB pulang kerumah untuk makan dan mengambil pakaian, selanjutnya polisi menyergap pelaku digiring ke Mapolres Aceh Tamiang.

“Pelaku dikenakan Pasal 340 KUHP dengan ancaman Pidana minimal 20 Tahun maksimal Seumur Hidup (M.Irwan)

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Beacukai Langsa Engan Ketemu Insan Pers Guna Konfirmasi Perkembangan Penangkapan Rokok Ilegal, Diduga ?

Lama Menjadi Chef, Pria Ini Pilih Berjualan Es di Pinggir Jalan

Dua Perampok ‘IRT’ di Aceh Tamiang di Tangkap Polisi

Gagal Memeras Kadis Perikanan, Mantan Napi Korbankan Istri Mengaku Khalwat

Kapolres Pimpin Upacara Sertijab, Ini Nama Pejabat Baru Polres Aceh Tamiang

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar